Anatomi Data Susenas & PODES

Panduan untuk Peneliti Ekonometrika

Research Training in Econometrics

2026-07-07

Outline

  1. Mengapa Data Survei Makro BPS?
  2. Susenas — Anatomi & Struktur
  3. PODES — Anatomi & Struktur
  4. Menggabungkan Susenas & PODES
  5. Contoh Paper Terindeks Scopus
  6. Tips untuk Peneliti

Bagian 1

Mengapa Data BPS?

Posisi Data BPS dalam Ekosistem Riset Indonesia

🏠 Rumah Tangga

Susenas — sosial ekonomi
Sakernas — ketenagakerjaan
SDKI — demografi kesehatan

🏘️ Desa/Kelurahan

PODES — potensi desa
IDM — indeks desa membangun
ProDes — profil desa

🏢 Perusahaan/Wilayah

SE — Sensus Ekonomi
SP — Sensus Penduduk
PDRB — data agregat

Tip

Susenas dan PODES adalah dua pilar utama riset kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan pembangunan desa di Indonesia. Keduanya dapat digabungkan (merge) pada level kabupaten/kota atau desa.

Keunggulan Data BPS untuk Ekonometrika

Fitur Keterangan
Representativitas Sampel nasional, tersedia hingga level provinsi dan kab/kota
Periodesitas Susenas tahunan; PODES tiga tahunan (sensus)
Kedalaman variabel Ribuan variabel — demografi, pendapatan, kesehatan, pendidikan
Panel semu Pooled cross-section memungkinkan analisis tren
Aksesibilitas Tersedia di BPS melalui Microdata BPS
Kompatibilitas Format .dta (Stata), mudah dibaca R/Python

Bagian 2

Anatomi Susenas

Apa itu Susenas?

Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) adalah survei rumah tangga yang diselenggarakan BPS secara rutin setiap tahun.

Karakteristik Utama:

  • Diselenggarakan sejak 1963
  • Dua gelombang per tahun: Maret (utama) & September
  • Sampel: sekitar 320.000 rumah tangga (Maret)
  • Unit analisis: individu dan rumah tangga
  • Tersedia di semua 34 provinsi
  • Level estimasi: nasional, provinsi, kabupaten/kota

Tujuan Utama Susenas

  • Menghitung angka kemiskinan
  • Menghitung Gini rasio
  • Mengukur indikator SDGs
  • Data dasar RPJMN
  • Input program bantuan sosial

Struktur Kuesioner Susenas 2023

Susenas terdiri dari dua komponen kuesioner:

📋 Kuesioner Kor (VSEN-K)

Ditanya kepada semua rumah tangga

Blok Topik
I–III Identitas & ringkasan
IV Demografi (nama, umur, status)
V Dokumen kependudukan (NIK, akta)
VI Migrasi & pendidikan
VII Tabungan & ketenagakerjaan
VIII TIK (HP, internet)
IX Perjalanan & korban kejahatan
X Gangguan fungsional (disabilitas)
XI Keluhan kesehatan & rawat jalan
XII Rawat inap & merokok

📋 Kuesioner Panel (VSEN-KP)

Modul tambahan tematik

Blok Topik
XIII–XVI Balita — gizi, imunisasi, ASI
XVII–XIX Perempuan pernah kawin — fertilitas, KB
XX Akses pangan — ketahanan pangan
XXI Pengeluaran — konsumsi RT
XXII Perumahan — sanitasi, air, listrik
XXIII Catatan pencacah

Note

Kuesioner KP hanya diberikan kepada sub-sampel tertentu, tergantung modul survei yang dirancang BPS.

Anatomi Blok-Blok Kunci Susenas

📚 Blok VI — Pendidikan

  • Tempat lahir & migrasi (5 tahun lalu)
  • Partisipasi prasekolah (TK, PAUD, RA)
  • Kemampuan baca-tulis (latin, arab, lainnya)
  • Status sekolah & jenjang tertinggi
  • Ijazah/STTB yang dimiliki

💼 Blok VII — Ketenagakerjaan

  • Kepemilikan rekening tabungan
  • Inklusi keuangan
  • Kegiatan seminggu terakhir (bekerja/sekolah/IRT)
  • Jenis pekerjaan & lapangan usaha
  • Status pekerjaan (majikan, buruh, dsb.)

🏥 Blok XI — Kesehatan & Jaminan

  • Kepemilikan JKN/BPJS (PBI & Non-PBI)
  • Asuransi swasta & Jamkesda
  • Keluhan kesehatan sebulan terakhir
  • Rawat jalan: tempat & biaya
  • Lama sakit & penyebab tidak berobat

🏠 Blok XXI/XXII — Konsumsi & Perumahan

  • Pengeluaran makanan & non-makanan
  • Bantuan sosial diterima
  • Jenis atap, dinding, lantai rumah
  • Sumber air minum & jamban
  • Bahan bakar memasak & listrik

Skema Sampling Susenas

Populasi: Semua RT Indonesia
~84 juta rumah tangga
Stratifikasi: Perkotaan/Perdesaan
Tahap 1: pilih Blok Sensus (PPS)
Pilih Blok Sensus (BS)
Tahap 2: pilih RT dalam BS (sistematik)
Sampel: ~10 RT per BS
±320.000 RT (Maret) | ±75.000 RT (September)

Warning

Karena Susenas adalah sampel bertingkat dengan pembobotan, semua analisis HARUS menggunakan sampling weights (weight) agar hasilnya representatif.

Variabel Pengenal & Merging Susenas

Untuk menggabungkan dataset, gunakan variabel identifikasi berikut:

Kode Variabel Keterangan Level
B1R1 Kode provinsi Provinsi
B1R2 Kode kabupaten/kota Kab/Kota
B1R3 Kode kecamatan Kecamatan
B1R4 Kode desa/kelurahan Desa
B1R5 Klasifikasi perkotaan/perdesaan Desa
B1R7 Nomor kode sampel (NKS) Blok Sensus
B1R8 / B1R9 No. bangunan & No. urut RT Rumah Tangga
B2R1 No. urut anggota rumah tangga Individu

Tip

Dataset Susenas terdiri dari dua file utama: individu dan rumah tangga. Gunakan NKS + No. urut RT untuk menghubungkan keduanya.

Bagian 3

Anatomi PODES

Apa itu PODES?

Pendataan Potensi Desa (PODES) adalah pendataan lengkap seluruh desa/kelurahan di Indonesia yang dilakukan BPS sebagai persiapan sensus besar (SP, SE, ST).

Karakteristik Utama:

  • Diselenggarakan sejak 1980 (sporadis), rutin sejak 1990
  • Dilaksanakan setiap 3 tahun sekali
  • Cakupan: seluruh desa/kelurahan (sensus, bukan sampel)
  • Edisi terbaru: PODES 2021 (~83.800 desa/kelurahan)
  • Unit analisis: desa/kelurahan
  • Narasumber: kepala desa/lurah dan perangkat desa

Tujuan Utama PODES

  • Kerangka sampel sensus
  • Pemetaan potensi desa
  • Dasar penentuan IDM
  • Input dana desa & program BLT
  • Data infrastruktur & fasilitas publik

Struktur Kuesioner PODES 2021

PODES 2021 mencakup 10 Bab dengan ratusan variabel:

Bab I–III: Identitas, Petugas & Geografi
Koordinat, topografi (datar/lereng/puncak), wilayah laut, mangrove, ketinggian dpal
Bab IV: Kependudukan & Ketenagakerjaan
Jumlah penduduk & KK, sumber penghasilan utama, PMI/TKI, WNA
Bab V: Perumahan & Lingkungan
Listrik (PLN/non-PLN), sumber air minum, tempat buang sampah, permukiman kumuh, SUTET
Bab VI: Bencana Alam
Jenis bencana (banjir, longsor, gempa, tsunami, kekeringan), luas dampak, antisipasi/mitigasi
Bab VII: Pendidikan & Kesehatan
Sekolah (SD–SMA), fasilitas kesehatan (puskesmas, RS, bidan), tenaga kesehatan
Bab VIII: Sosial & Budaya
Tempat ibadah, penyandang disabilitas, fasilitas olahraga, konflik sosial
Bab IX: Ekonomi & Keuangan
Pasar, lembaga keuangan (bank, koperasi, BUMDes), pertanian, pariwisata
Bab X: Teknologi & Komunikasi
HP/internet warga, komputer kantor desa, koneksi internet kantor desa

Variabel Unggulan PODES untuk Riset

Dimensi Contoh Variabel Aplikasi Riset
Infrastruktur Listrik PLN, jalan beraspal, jembatan Pengaruh infrastruktur terhadap kemiskinan
Bencana Alam Banjir, longsor, kekeringan, gempa Vulnerability & shocks terhadap kemiskinan anak
Fasilitas Kesehatan Puskesmas, RS, bidan desa Akses layanan kesehatan & utilisasi
Pendidikan Keberadaan SD, SMP, SMA di desa Jarak ke sekolah & angka partisipasi sekolah
Ekonomi Desa Pasar, BUMDes, lembaga keuangan Inklusi keuangan pedesaan
Digital HP warga, internet kantor desa Digital divide, smart village

Bagian 4

Menggabungkan Susenas & PODES

Strategi Merging Susenas–PODES

PODES beroperasi di level desa/kelurahan, sedangkan Susenas beroperasi di level rumah tangga dan individu. Penggabungan dilakukan dengan:

Level Kabupaten/Kota

Agregasi variabel PODES (misal: jumlah desa bencana) ke level kab/kota, lalu merge dengan data Susenas menggunakan kode kab/kota.

# R
podes_kab <- podes_desa |>
  group_by(kode_kab) |>
  summarise(
    n_desa_banjir = sum(banjir == 1),
    pct_desa_puskesmas = mean(ada_puskesmas)
  )

df_merged <- susenas_rt |>
  left_join(podes_kab, by = "kode_kab")

Level Desa (jika tersedia)

Susenas 2021 ke atas menyertakan kode desa, sehingga merge langsung dimungkinkan.

# R
df_merged <- susenas_rt |>
  left_join(
    podes_desa,
    by = c("kode_prov", "kode_kab",
           "kode_kec", "kode_desa")
  )

Warning

Pastikan tahun Susenas dan PODES kompatibel (misal Susenas 2022 + PODES 2021). Gunakan PODES tahun terdekat sebelumnya.

Contoh Penerapan: Kemiskinan Anak + Bencana

Pertanyaan Riset: Apakah paparan bencana alam di tingkat desa meningkatkan kemiskinan multidimensi anak?

Data Susenas (2022)

  • Variabel dependen: kemiskinan anak (7 dimensi MODA)
  • Variabel kontrol RT: pendidikan KK, status kerja, pengeluaran
  • Unit: individu anak 0–17 tahun

Data PODES (2021)

  • Proxy bencana: jumlah desa terdampak banjir/longsor per kab/kota
  • Kontrol desa: ada tidaknya puskesmas, sekolah, listrik

Metode Analisis

  • Logit / probit dengan fixed effects kab/kota
  • Cluster SE di level kab/kota
  • Subsampel: perkotaan vs perdesaan

“…this study utilized data from the 2021 Village Potential Statistics (Podes) to obtain information of natural disasters such as floods, flash floods, landslides, and droughts at the village level.” — Khoiruddin et al. (2025), Development Studies Research

Bagian 5

Contoh Paper Scopus yang Menggunakan Susenas & PODES

Paper 1 — Kemiskinan Anak Multidimensi

📄 Khoiruddin et al. (2025)

Judul: Informality and multidimensional child poverty: evidence from urban and rural Indonesia Penulis: M. Afif Khoiruddin, Agus Suman, Ferry Prasetyia, Susilo, Erlyn Yuniashri (Universitas Brawijaya) Jurnal: Development Studies Research (Taylor & Francis, Scopus-indexed)

Data: Susenas 2022 + PODES 2021
Metode: Binary & multinomial logit regression
Temuan: Informalitas pekerjaan secara konsisten meningkatkan risiko kemiskinan anak multidimensi, terutama di perdesaan. PODES digunakan sebagai proxy kerentanan bencana alam di level kab/kota.
Variabel kunci Susenas: 7 indikator MODA (Multiple Overlapping Deprivation Analysis)
Variabel kunci PODES: Desa terdampak banjir, longsor, kekeringan

Relevansi metodologis: Contoh sempurna cross-level merging Susenas + PODES.

Paper 2 — JKN, Disabilitas & Perlindungan Keuangan

📄 Azizatunnisa’ et al. (2025)

Judul: Health insurance coverage, healthcare use, and financial protection amongst people with disabilities in Indonesia: analysis of the 2021 National Socioeconomic Survey Penulis: Luthfi Azizatunnisa’, Ari Probandari, Hannah Kuper, Lena Morgon Banks Jurnal: The Lancet Regional Health – Southeast Asia (Scopus Q1) — akses artikel

Data: Susenas Maret 2021 (n = 1.277.497 individu)
Metode: Multivariate logistic regression
Temuan: ~30% penyandang disabilitas tidak memiliki JKN; cakupan lebih rendah pada kelompok termiskin, perdesaan, dan pekerja mandiri.
Variabel kunci: Washington Group Short Set (WG-SS) dari Blok X Susenas, kepemilikan JKN (Blok XI), out-of-pocket payment, catastrophic health expenditure

Relevansi metodologis: Menunjukkan bagaimana menggunakan variabel disabilitas (Blok X) dan JKN (Blok XI) secara bersamaan.

Paper 3 — Kerentanan Sosial & Bencana

📄 Kurniawan et al. (2021)

Judul: Revisiting social vulnerability analysis in Indonesia data Penulis: Robert Kurniawan, Bahrul Ilmi Nasution, Neli Agustina, Budi Yuniarto Jurnal: Data in Brief (Elsevier, Scopus-indexed) — DOI: 10.1016/j.dib.2021.107743

Data: Susenas 2017
Metode: Fuzzy Geographically Weighted Clustering (FGWC)
Temuan: Menyajikan dataset kerentanan sosial Indonesia berbasis Susenas, mencakup dimensi kemiskinan, kesehatan, pendidikan, dan perumahan di level kabupaten.
Kontribusi: Membangun indeks komposit kerentanan yang berguna untuk analisis spasial

Relevansi metodologis: Contoh bagaimana Susenas digunakan untuk membangun composite index yang dapat digabung dengan data PODES atau data spasial.

Ringkasan Paper Susenas & PODES di Jurnal Internasional

Topik Riset Data Metode Utama Jurnal
Kemiskinan anak & informalitas Susenas 2022 + PODES 2021 Logit regression Development Studies Research
JKN & disabilitas Susenas 2021 Multivariate logit Lancet Reg. Health – SE Asia (Q1)
Kerentanan sosial spasial Susenas 2017 Fuzzy GWC clustering Data in Brief

Bagian 6

Tips untuk Peneliti

Panduan Akses & Penggunaan Data

Cara Mendapatkan Data

  1. 🌐 Kunjungi microdata.bps.go.id
  2. Daftar akun peneliti (gratis)
  3. Ajukan permohonan data
  4. Tersedia dalam format .dta (Stata) dan .sav (SPSS)
  5. Microdata biasanya dapat dibaca dengan:
    • R: haven::read_dta()
    • Python: pyreadstat.read_dta()
    • Stata: use filename.dta

Hal yang Perlu Diperhatikan

Important

Checklist sebelum analisis:

Alur Kerja Riset yang Disarankan

1
Rumuskan Pertanyaan Riset — Pastikan Susenas/PODES memiliki variabel yang relevan
2
Identifikasi Variabel — Pelajari codebook, tentukan blok mana yang relevan
3
Eksplorasi Data — Cek distribusi, missing values, outlier (lihat Modul 1)
4
Merge Dataset — Gabungkan Susenas + PODES jika diperlukan (pada kode wilayah)
5
Analisis & Interpretasi — Jalankan model dengan bobot sampel, cluster SE yang tepat
6
Publikasi — Dokumentasikan sumber data, tahun survei, nomor sampel di metodologi

Referensi & Sumber Daya

Data & Dokumentasi:

Paper Kunci:

Ringkasan

Susenas:

✅ Survei rumah tangga tahunan (Maret & September)
✅ ~320.000 RT (Maret)
✅ Kuesioner Kor (semua RT) + Panel (sub-sampel)
✅ Blok kunci: IV (demo), VI (pendidikan), VII (kerja), XI (kesehatan), XXI–XXII (pengeluaran, perumahan)
✅ Harus menggunakan sampling weights

PODES:

✅ Sensus desa 3 tahunan (~83.800 desa)
✅ Cakupan lengkap — bukan sampel
✅ Bab kunci: IV (kependudukan), V (perumahan), VI (bencana), VII (pendidikan, kesehatan), X (TIK)
✅ Dapat di-merge ke Susenas melalui kode wilayah
✅ Ideal sebagai kontekstual/level-2 variable

Tip

Modul selanjutnya: Modul 2 — Cek Data & Statistik Deskriptif PODES | Modul 3 — Regresi Linear & Logit dengan Susenas